Live Action Chibi Maruko Chan tidak pernah membosankan! [2006]
Ada satu film, lebih tepatnya live action dari serial manga favorit saya Chibi Maruko-Chan. Saya tidak pernah bosan memutarnya, dan setiap kali menontonnya saya selalu tertawa dan menangis. Tertawa menyaksikan keanehan-keanehan yang dilakukan maruko dan terharu menyaksikan hubungan Maruko dengan keluarga dan sahabat-sahabatnya. Film ini selalu mengingatkan saya kenangan indah masa kecil.
Momoko Sakura pelajar kelas 3 sekolah dasar, nama kecilnya Maruko. Maruko tidak begitu suka belajar, sering mendapat nilai buruk dan terlambat sekolah, pemalas dan berantakan. Itu saya banget. Tapi Maruko suka menulis dan polos, meskipun tulisannya tidak bagus-bagus amat. Itu saya banget minus bagian polosnya. Hehe. Sifatnya sangat bertentangan dengan kakaknya Sakiko. Rasional, rapi, tidak suka barangnya disentuh but actually she always got your back, seperti adik saya. Hahah.
Maruko tinggal bersama ayah, ibu, kakak serta kakek-neneknya. Sama persis seperti keluarga saya. Bedanya saudara saya lebih dari satu. Keluarga Maruko unik. Ayah yang konyol tapi orang yang hangat. Ibu yang cerewet dan penuh semangat, dan kakek-nenek yang tak kalah uniknya. Satu yang sama, semuanya sayang Maruko.
Maruko tinggal bersama ayah, ibu, kakak serta kakek-neneknya. Sama persis seperti keluarga saya. Bedanya saudara saya lebih dari satu. Keluarga Maruko unik. Ayah yang konyol tapi orang yang hangat. Ibu yang cerewet dan penuh semangat, dan kakek-nenek yang tak kalah uniknya. Satu yang sama, semuanya sayang Maruko.
Maruko punya sahabat baik yang sangat pengertian. Saya tidak banyak ingat masa sekolah dasar. Tapi saya ingat tiga orang sahabat perempuan. Sahabat pertama saya namanya Indah Vidayu Putri, dipanggil Pipit. Ia tiba-tiba pindah ketika kenaikan kelas 4 SD, sampai sekarang tidak ada kabarnya. Sejujurnya sampai sekarang saya masih suka googling namanya, tapi tidak ada informasi yang muncul, hehe. Sedih. Mudah-mudahan kalau baca postingan ini dia mau mengabari saya ya. Hai, kamu masih ingat saya? Dua murid yang jadi dekat karena tubuh kita sama-sama paling mungil. Apa kamu tambah tinggi? Saya? Hah, jangan ditanya. Bengkak! :D Sahabat saya lainnya, karena masih saling kontak jadi tidak akan saya tulis disini. Ah, sekolah kita dulu SD Al-Azhar Medan.
Live Action ini sangat mirip sama asli manganya. Karena hanya terdiri dari dua Episode spesial jadi yang diambil hanya scene-scene pilihan. Banyak scene yang bikin saya tertawa ngakak, ada pula yang bikin saya nangis terharu. Bagi saya scene paling memorable adalah Time Capsule dan ketika Maruko berbohong. Saya sarankan untuk yang menonton film ini. Ringan namun penuh makna.
![]() |
| Seluruh gambar berasal dari Google Image |





Blogwalking pertama di tema ke sebelas ini,
ReplyDeletefilmnya dari negeri sakura....
Coba lirik yang lain ah, berapa banyak sih yang pengila dorama....
PS: Filmnya aku belom nonton. Kayaknya bukan genre romantis ya? #Laaahhh
Kayaknya lumayan banyak mbak penyuka dorama,
Deleteada romantis-romantisnya kok. ayah sama Ibu Maruko.
Kakek Nenek Maruko :D
ari punya filenya ni, dapat dr ima ato ifa ya lupa, cuma blm sempat ditonton #eh
ReplyDeleteRecommended Mbak Ari ...
Deletekalo lagi lowong layak ditonton
baguuusss, aku nangis nontonnya. btw ada berapa sih live action movie nya? yang pernah kutonton dua movie dg cerita yang beda
ReplyDeleteAda bebarap sih...
Deletepengen nonton dorama sama live action lainnya. tapi kalo dari posternya
kayaknya paling suka sama yang ini.
bagus banget ini live actionnya, saya sudah nonton :D
ReplyDeletesepakat dg yg ada di sini#bagus live actionnya.
ReplyDeleteHehe...unyu2 gtu Marukonya